PERTEMUAN PIHAK KBRI DAN INDONESIAN MARITIME COMMUNITY

Bangkok, Rabu, 18 April 2018. Kedutaan Besar Rakyat Indonesia (KBRI) menerima Indonesian Maritime Community (IMC) untuk melakukan pertemuan mengenai rencana Asean Maritime Youth Forum di Bangkok bersama Universitas Chulalongkorn. Pertemuan ini di hadiri oleh Prof. Dr. Mustari, M.Pd selaku Atase Pendidikan dan Col. Laut Hidayaturrahman selaku Atase Kelautan dan tiga orang perwakilan dari pihak IMC yaitu Maria Deyma Deatara, Ridha Ananda L. Tobing, dan satu siswa sma.

Maria Deyma Deatara menyampaikan bahwa 2 tahun yang lalu mereka telah menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti Asean Usenet Work di Amerika. Saat ini mereka sedang mengadakan sebuah projek sosial yang diselenggarakan di pantai selatan Blitar. Proyek ini berupa jasa penyewaan tenda untuk para pengunjung dengan biaya sebesar Rp 10.000 per jam. Hasil dari penyewaan tenda tersebut akan disumbangkan ke desa Blitar.

(Prof. Dr. Mustari M.Pd dan Col. Hidayaturrahman sedang menyampaikan masukan ke pihak IMC)

Ridha Ananda L. Tobing menyampaikan bahwa mereka akan menyelenggarakan acara Asean Maritime Youth Forum di Bangkok bersama Universitas Chulalongkorn. Mereka meminta bantuan kepada KBRI melalui Prof. Dr. Mustari, M.Pd selaku Atase Pendidikan dan Col. Laut Hidayaturrahman selaku Atase Kelautan untuk memfasilitasi sekaligus menjadi pembicara di forum tersebut. Sebelumnya IMC telah disambut baik oleh pemerintahan mahasiswa Universitas Chulalongkorn. Mereka juga telah bertemu dengan pihak Akademik dan Rektor Universitas Chulalongkorn yaitu Prof Bundhit Eua-Arporn.

(IMC menyampaikan tujuan kedatangannya ke KBRI)

Selanjutnya, Prof. Dr. Mustari, M.Pd dan Col. Laut Hidayaturrahman memberikan masukan kepada pihak IMC terkait persyaratan untuk mengadakan Asean Maritime Youth Forum diantaranya yaitu, pertama, pihak IMC harus memperoleh justifikasi dukungan pemerintah Indonesia agar organisasi dan program berjalan lancar. Untuk memudahkan terselenggaranya forum ini karena menyangkut kebijakan yang merupakan visi maritim nasional Presiden Joko Widodo. Kedua, memastikan dokumen seperti proposal dan surat persetujuan dari Universitas Chulalongkorn. Setelah persyaratan tersebut telah terpenuhi, perlu melakukan double check hingga benar benar meyakinkan. Pertemuan ini ditutup dengan perbincangan ringan dan foto bersama.

(Foto bersama dengan Dubes H.E. Mr. Ahmad Rusdi, Prof. Dr. Mustari M.Pd selaku Atase Pendidikan dan Col. Hidayaturrahman selaku Atase Kelautan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *