Pelatihan Bahasa Indonesia di Attarkiah Islamiah Institute

Selasa 30 Oktober 2018, tim dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok yang terdiri atas Adul Leesen selaku staf Atdikbud dan Dhian Kurniawati sebagai pengajar BIPA PPSDK untuk KBRI Bangkok bertolak menuju Narathiwat guna memenuhi undangan Manajer Attarkiah Islamiah Institute, Mr. Phaisan Toryib. Manajer Attarkiah Islamiah Institute mengundang Atase Pendidikan dan Kebudayaan serta sejumlah pengajar bahasa Indonesia dalam rangka Kursus Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia untuk Guru-Guru Attarkiah Islamiah Institute. Atase Pendidikan dan Kebudayaan  direncanakan turut hadir memenuhi undangan tersebut tetapi karena ada kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI maka Atdikbud tidak bisa hadir.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan juga mengundang beberapa pengajar BIPA PPSDK dari Satun dan Yala untuk menunjang kelancaran itu. Mereka adalah Iin Lutfia Arofah (Darulmareef School, Satun), Agus Purnomo (Darululoom School), dan Bari Pratama Putra (Yala Rajabhat University). Staf Atdikbud dan seluruh pengajar BIPA PPSDK disambut dengan hangat oleh panitia pelaksana kegiatan tersebut, khususnya oleh Manajer Attarkiah Islamiah Institute, Mr. Phaisan Toryib.

Kegiatan pelatihan bahasa Indonesia untuk guru-guru di Attarkiah Islamiah Institute dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober dan 1 November 2018. Peserta pelatihan pada tanggal 31 Oktober 2018 merupakan 123 guru agama. Bertindak sebagai pemateri dalam pelatihan itu, Dhian Kurniawati dan Iin Lutfia Arofah. Keesokan harinya, peserta pelatihan merupakan 164 guru mata pelajaran dengan pemateri Agus Purnomo dan Bari Pratama Putera. Seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga selesai dengan penuh antusias. Banyak pertanyaan yang mereka ajukan, dari mulai pertanyaan tentang pelafalan hingga pertanyaan tentang perbedaan makna sejumlah kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Melayu yang biasa mereka gunakan sehari-hari. Mereka juga berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali pada masa yang akan datang.

Mengakhiri rangkaian kegiatan itu, Manajer Attarkiah Islamiah Institute Mr. Phaisan Toryib mengajak para pengajar BIPA PPSDK beserta staf Atase Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengunjungi sejumlah pusat oleh-oleh di Hatyai. Mr. Phaisan Toryib menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk membuat Pojok Indonesia di sekolah tersebut. Pojok Indonesia itu sedianya akan diisi dengan sejumlah poster, brosur, dan buku tentang Indonesia yang akan menambah pengetahuan dan ketertarikan siswa-siswi Attarkiah Islamiah Institute terhadap Indonesia.

Manajer Attarkiah Islamiah (ketiga dari kanan) Institute berfoto bersama pengajar BIPA PPSDK Kemdikbud.
Manajer Attarkiah Islamiah Institute mengajak para pengajar BIPA PPSDK mengunjungi ruang koleksi benda-benda berharga milik pendiri Attarkiah Islamiah Institute.
Pengajar BIPA PPSDK menyampaikan materi bahasa Indonesia level A1 kepada guru-guru di Attarkiah Islamiah Institute.
Pengajar BIPA PPSDK dijamu oleh Manajer Attarkiah Islamiah Institute di ruang kerjanya.
Kebersamaan pihak Attarkiah Islamiah Institute dan para pengajar BIPA PPSDK di Sonkhla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *