Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok Prof. Mustari menyambut kunjungan dua puluh lima dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta pada Kamis, 19 April 2018. Rombongan dosen yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Da’i, M.Si, Apt sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik ini membawa serta oleh dosen-dosen lainnya, seperti Dr. Kelik Wardiono, S.H, M.H. selaku Wakil Dekan I Fakultas Hukum dan Dr. Mutalazimah, S.KM., M.Kes sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan.
Pertemuan dibuka oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan dengan menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam sambutannya, Atase Pendidikan dan Kebudayaan juga memperkenalkan sekilas tentang KBRI Bangkok, keadaan pendidikan di Thailand, serta hubungan kerjasama antara sejumlah universitas di Thailand dan di Indonesia.
Kunjungan ini merupakan salah satu agenda kegiatan studi banding yang dilakukan oleh para dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta. Namun sungguh disayangkan, kedatangan mereka bertepatan dengan libur musim panas sehingga mereka tidak dapat melakukan kunjungan ke sejumlah universitas di Thailand sebagaimana yang telah direncanakan.
Selain sebagai bagian dari kegiatan studi banding, kunjungan tim Universitas Muhammadiyah Surakarta ini juga bertujuan untuk meminta arahan dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok terkait dengan sertifikasi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Sertifikasi AUN-QA tersebut bertujuan untuk memudahkan perjalanan pendikan mahasiswa Indonesia ke Thailand serta meningkatkan reputasi akademik Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pihak Universitas Muhammadiyah Surakarta pun telah menyiapkan persyaratan AUN-QA dengan rapi matang. Menanggapi hal itu, Atase Pendidikan KBRI Bangkok menyatakan siap untuk memfasilitasi hal-hal yang diperlukan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Namun demikian, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok meminta Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mengunjungi Kedutaan Besar Thailand yang ada di Jakarta guna mengurus berkas persuratannya.
Pertemuan diakhiri dengan pembahasan mengenai nota kesepahaman antara Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan sejumlah universitas di Thailand. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok mengingatkan kepada pihak Universitas Muhammadiyah Surakarta agar senantiasa memperhatikan pasal-pasal di dalam nota kesepahaman sehingga di kemudian hari kerja sama dapat selalu berjalan dengan lancar dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

