Kunjungan Universitas Simalungun ke KBRI Terbitkan Gagasan Cemerlang untuk Indonesia

KBRI Bangkok menerima kunjungan sejumlah dosen dan mahasiswa pascasarjana Universitas Simalungun Sumatera Utara pada Senin, 19 Maret 2018. Bertempat di Aula A. Yani, mereka disambut hangat oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Bangkok, Prof. Mustari. Kunjungan ini merupakan kunjungan ketiga Universitas Simalungun ke KBRI Bangkok.

Dalam sambutannya, Atdikbud menjelaskan bahwa secara historis Indonesia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Thailand, khususnya sejak masa pemerintahan Presiden Soekarno. Karena itu, hubungan Indonesia dan Thailand sangat dekat terlebih sebagai anggota dari lima negara pendiri ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina). Asean didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.

Atdikbud juga memaparkan sejumlah poin penting terkait dengan pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata di Thailand. Pemaparan tersebut meliputi program-program internasional di sejumlah universitas di Thailand yang kualitasnya tidak diragukan lagi, masyarakat Thailand yang sangat menjunjung tinggi dan memelihara kebudayaannya, serta beberapa hal dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata yang dapat dicontoh oleh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Atdikbud menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan dosen dan mahasiswa pascasarjana Universitas Simalungun. Atdikbud mengapresiasi gagasan mereka terkait peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan pariwisata di Sumatera Utara. Dalam bidang pendidikan, Atdikbud berharap Universitas Simalungun dapat menjalin kerja sama dengan universitas-universitas di Thailand. Selain itu, studi banding ke universitas-universitas di Thailand pun dipandang perlu agar mereka dapat melihat dan mempelajari secara langsung keberhasilan-keberhasilan dalam bidang pendidikan yang telah diraih oleh Thailand.

Di samping itu, dalam bidang ekonomi dan pariwisata, Atdikbud berharap Universitas Simalungun dapat menjadi salah satu pelopor kemajuan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Menurut Atdikbud, ekonomi kreatif dan pariwisata yang dikemas dengan menarik mampu mendatangkan wisatawan dan berbagai keuntungan untuk Indonesia, terlebih untuk masyarakat setempat. Lebih lanjut Atdikbud menambahkan, salah satu model pengemasan wisata yang dapat dilakukan oleh Sumatera Utara adalah dengan menyelenggarakan Festival Danau Toba berskala internasional. Tentu diperlukan upaya yang serius dan kerja sama yang sinergis antara pemerintah dengan berbagai pihak terkait.

Atdikbud menambahkan, KBRI Bangkok akan senantiasa memfasilitasi universitas atau lembaga-lembaga lain untuk belajar dari Thailand. Kantor perwakilan Indonesia di jantung ibukota Thailand ini selalu siap menerima universitas-universitas atau lembaga-lembaga lain dengan terbuka, tentunya dengan dilandasi oleh koordinasi yang baik antara KBRI Bangkok dan pihak yang berkepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *