Rapat Kerja Pengurus Permitha 2018/2019, Pejabat KBRI Bangkok Tekankan Digitalisasi Kegiatan

Gedung Olahraga KBRI Bangkok menjadi tempat diadakannya rapat kerja pengurus perhimpunan mahasiswa Indonesia di thailand (permitha) 25 Maret 2018. Pengurus permitha dari berbagai provinsi di Thailand berkumpul bersama membahas program kerja setahun kepengurusan permitha. Beberapa perwakilan pejabat KBRI Bangkok hadir sebagai tamu undangan dan juga mengisi sesi diskusi panel seperti Prof. Dr. Mustari selaku atase bidang pendidikan dan kebudayaan (atdikbud), Mr. Abdullah Zulkfli selaku konselor fungsi politik dan Mr. Dodo Sudrajat selaku minister konselor penerangan sosial dan budaya (pensosbud). Kedatangan dari atase fungsional KBRI tentu menjadi sebuah apresiasi bagi pengurus permitha, dan diharapkan akan banyak kerjasama positif yang dapat dihadirkan selama satu tahun pengurusan ini.


Prof. Dr. Mustari mengingatkan 7 hal kepada pengurus permitha diantaranya, dukungan untuk menghadirkan sekretariat permitha, ajakan untuk digitalisasi kegiatan, persiapan kegiatan Ramadhan, persiapan kegiatan 17 agustus, konferensi internasional AASIC dan Simposium PPI Kawasan Asiania, Sistem yang mudah untuk administrasi terkait pengajuan proposal dan laporan kegiatan dan terakhir adalah mengingatkan untuk fokus studi pengurus permitha agar tetap berprestasi dan lulus tepat waktu meskipun juga sibuk berkegiatan di permitha.

 

Mr. Abdullah Zulkfli selaku konselor fungsi politik juga memberikan dukungan kepada pengurus permitha dan membuka pintu yang lebar untuk peluang kerjasama kegiatan. Penekanan utama dari Mr. Abdullah Zulkfli adalah digitalisasi kegiatan dimana seperti yang kita tahu saat ini kita hidup di era serba digital. Selain itu besar harapan beliau agar teman-teman mahasiswa Indonesia yang saat ini studi di Thailand juga menjadi diplomat bagi Indonesia, mengenalkan budaya dan juga wisata Indonesia agar semakin banyak turis yang datang ke Indonesia. Mr. Abdullah Zulkfli siap bekerjasama dengan permitha terkait digitalisasi kegiatan terutama terkait bagaimana branding di media sosial.

 

Begitu juga dengan Mr. Dodo Sudrajat selaku minister konselor penerangan sosial dan budaya (pensosbud) juga menambahkan apa yang telah disampaikan Mr. Zulkifli. Mr. Dodo Sudrajat sangat menaruh perhatian tentang sektor pariwisata di Indonesia. Harapan beliau, Mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Thailand dapat berperan meningkatkan jumlah wisatawan ke Indonesia. Thailand adalah salah satu negara tujuan utama wisatawan, Bangkok pernah menjadi kota nomor 1 tujuan wisatawan di atas Paris dan London, Tahun kemarin sudah diatas 34 Juta wisatawan datang ke Thailand, angka ini sama dengan separuh jumlah penduduk Thailand sendiri. Kalian harus juga belajar disini bagaimana membangun sebuah kota yang menjadi tujuan wisatawan dunia, ungkap Mr. Dodo Sudrajat.

Fadjar Mulya selaku Presiden Permitha menanggapi dengan sangat baik apa yang disampaikan oleh pejabat KBRI Bangkok yang juga berperan sebagai dewan penasehat bagi permitha. Menurut Fadjar, ini adalah langkah awal yang sangat baik dimana kita mendapat dukungan dari atase, konselor dan minister konselor di KBRI yang juga memberikan sumbangsih ide dan gagasan serta peluang kolaborasi untuk mendukung kegiatan postif yang juga memberi efek positif kepada Indonesia sendiri. Selain itu menyambut Uber Cup 2017, Fadjar juga menghimbau agar teman-teman mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Thailand bersama-sama mendukung atlet Indonesia yang akan berjuang di kompetisi prestis dunia ini. Tanggapan yang sangat baik juga direspon oleh pejabat KBRI, nanti kita akan kordinasi bagaimana kita sediakan satu bis untuk mengangkut pasukan yang siap mendukung atlet kita yang akan berjuang, tutur Prof. Mustari.

 

Setalah diskusi panel, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus, diskusi intra departemen, presentasi badan pengurus harian dan kepala departemen, serta ditutup dengan doa. Teman-teman mahasiswa Indonesia dari komunitas musik juga ikut meramaikan acara dengan beberapa lagu yang dibawakan saat waktu istirahat berlangsung. Harapannya semoga rapat kerja dari permitha yang telah dilaksanakan menjadi acuan penting bagi permitha dalam memberikan kontribusi untuk Indonesia. Sukses selalu untuk permitha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *