Laporan kegiatan kunjungan ke Thailand 26-30 Maret 2018

Kegiatan

  1. The 6th ASEAN Diagnostic Criteria for Occupational Diseases (ADCOD), 26-28 Maret 2018. Delegasi Muchtaruddin Mansyur, PhD
  2. Kunjungan dalam rangka “The Capacity Building and Partnership Programme: The Nutrition Goes to School (NGTS) Early Childhood Care Nutrition and Education (ECCNE) Programme”, 28-30 Maret 2018. Delegasi: Muchtaruddin Mansyur, PhD, Evi Ermayani, MGz

 

Ringkasan kegiatan:

Kegiatan 1

Muchtaruddin Mansyur, PhD, atas undangan dari pemerintah Thailand menjadi salah satu delegasi dalam satu pertemuan regional, ASEAN Diagnostic Criteria for Occupational Diseases (ADCOD) pada tangal 26-28 Maret 2018. Kepesertaan tersebut merupakan yang keenam kali dalam rangka menyusun Standar ASEAN untuk kriteria diagnosis penyakit akibat kerja yang diawali dengan pertemuan pertama pada tahun 2014.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh 10 anggota Negara ASEAN yang terdiri dari para ahli kedokteran kerja dari universitas dan lembaga yang terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja. Rangkaian pertemuan menghasilkan kesepakatan tentang kriteria diagnosis 15 jenis penyakit akibat kerja. Ke-15 penyakit tersebut meliputi Diseases caused by arsenic or its toxic compounds, Disease caused by lead and its toxic compound, Inorganic lead poisoning, Disease caused by Perchloroethylen (PCE) and Trichloroethylene (TCE), Occupational Pesticide poisoning, Organophosphate and Carbamate poisoning, Decompression Illness, Heat Stress, Occupational Noise-induced Hearing Loss, Occupational Diseases due to vibration, Occupational Hepatitis B virus infection, Asbestosis, Silicosis, Occupational Asthma, Occupational Contact Dermatitis, Carpal tunnel syndrome (CTS), Rotator Cuff Tendinopathies.

Kegiatan 2

SEAMEO RECFON yang diwakili oleh Muchtaruddin Mansyur, PhD sebagai Direktur SEAMEO RECFON dan Evi Ermayani, MGz, analis kemitraan melakukan kunjungan formal dalam rangka program SEAMEO RECFON “The Capacity Building and Partnership Programme: The Nutrition Goes to School (NGTS) Early Childhood Care Nutrition and Education (ECCNE) Programme” pada tanggal 28-30 Maret 2008. Dalam kesempatan tersebut, kunjungan dilakukan ke beberapa institusi pemerintah yaitu Departement of Health, Ministry of Public Health, Ministry of Education serta SEAMEO SPAFA. Dalam kesempatan tersebut SEAMEO RECFON mempresentasikan program-program prioritas dan dilakukan diskusi yang menghasilkan rencana kerjasama, yaitu rencana tindak lanjut kolaborasi antara SEAMEO RECFON dengan Kementerian Pendidikan Thailand, rencana kerjasama dalam bentuk kolaborasi riset serta adanya research associate dari Department of Health, rencana kerja sama dengan SEAMEO SPAFA mengenai riset dan penyusunan dokumen tentang ASEAN traditional food and culture.

Rencana tindak lanjut

  1. Kriteria diagnosis ke-15 penyakit akibat kerja selanjutnya akan dilakukan editing akhir oleh Thailand, dalam hal ini Nopparath Rajathanee Hospital, Bangkok, Department of Medical Services, Ministry of Public Health. Selanjutnya diterbitkan dalam bentuk buku dan file elektronik untuk disebarkan pada seluruh negara anggota dan sekaligus dilaporkan kepada sekretariat ASEAN.
  2. Kementerian Pendidikan Thailand akan mengidentifikasi pihak-pihak terkait dalam rangka pelaksanaan NGTS dan ECCNE di Thailand.
  3. Pihak-pihak terkait pada butir 2 akan di undang dalam teleconference yang waktunya direncanakan oleh SEAMEO RECFON pada tanggal 15 Mei 2018, setelah mendapatkan konfirmasi dari Kementerian Pendidikan Thailand. Hasil teleconference akan difinalisasi pada pertemuan regional “School Based Nutrition Program (SBNP) Working Group” pada bulan Agustus dengan mengundang Kementerian Pendidikan Thailand.
  4. Rencana kolaborasi riset akan ditindaklanjuti dengan komunikasi lebih lanjut dengan Governing Board Member Thailand, Napaphan Vitara….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *