Mahasiswa Thailand Raih Medali Perak dan Perunggu pada Lomba Pidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia 2018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Apresiasi bagi Pemenang Lomba Pidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APLP). Kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta dan Padang pada tanggal 14 – 21 Agustus 2018 ini merupakan kegiatan final dari Lomba Pidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia yang telah diselenggarakan di 18 negara beberapa bulan sebelumnya. Dalam kegiatan APLP ini, para pemenang lomba pidato dan bercerita diundang ke Indonesia untuk menghadiri serangkaian acara dan wisata yang sarat dengan muatan budaya Indonesia. Mereka juga diundang untuk menghadiri upacara penurunan bendera di Istana Negara, Jakarta.

Selain menghadiri sejumlah acara dan wisata budaya, panitia APLP juga menyelenggarakan tes UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) bagi para peserta. Enam peserta dengan nilai UKBI tertinggi ditunjuk untuk mengikuti lomba debat bahasa Indonesia antarpeserta APLP. Dalam tes UKBI itu, peserta lomba pidato asal Thailand Danich Mamai menempati urutan keenam. Dalam lomba debat, Danich tampil begitu prima walau ia akhirnya kalah pada babak semifinal. Namun demikian, medali perunggu mampu ia persembahkan untuk Thailand.

Di samping itu, berdasarkan penilaian dewan juri di Kemendikbud Fatisan terpilih sebagai salah satu dari tiga peserta terbaik lomba bercerita. Fatisan diminta menampilkan kembali kebolehannya bercerita dalam bahasa Indonesia dalam rangka penentuan juara pertama hingga ketiga. Dalam kesempatan itu, Fatisan meraih juara dua dan medali perak pun menjadi milik Thailand.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok Prof. Dr. Mustari, M.Pd mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Danich dan Fatisan. Sebagai pihak yang bukan merupakan penutur jati bahasa Indonesia, keduanya begitu bangga dengan bahasa Indonesia. Atase Pendidikan dan Kebudayaan juga menyatakan akan memberdayakan para mahasiswa Thailand yang telah berpartisipasi dalam Lomba Pidato dan Bercerita. Pemberdayaan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan lembaga dan pengajar di tempat para mahasiswa itu mempelajari bahasa Indonesia. Diharapkan, kecintaan mereka terhadap bahasa Indonesia dapat membawa Indonesia dan Thailand pada masa depan yang semakin gemilang.

Danich Mamai (kiri) dan Fatisan (kedua dari kiri) bercengkerama bersama teman-teman dari mancanegara.
Danich Mamai (kanan) dan Fatisan (kedua dari kanan) diundang ke Istana Negara untuk menghadiri upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia.
Peserta APLP 2018 berfoto di depan Gereja Katedral, Jakarta, saat melakukan kunjungan ke sejumlah objek wisata di Jakarta.
Sebagian peserta APLP 2018 berfoto di Masjid Istiqlal, Jakarta, dalam rangkaian kunjungan wisata di Jakarta.
Arung jeram menjadi salah satu agenda kegiatan para peserta APLP 2018 di Indonesia
Arung jeram menjadi salah satu agenda kegiatan para peserta APLP 2018 di Indonesia
Peserta APLP 2018 berfoto di beberapa tempat wisata di kota Padang
Peserta APLP 2018 berfoto di beberapa tempat wisata di kota Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *