KUNJUNGAN UNIVERSITAS DARMA AGUNG KE KBRI BANGKOK

Cuaca terik tidak menghalangi visitasi Universitas Darma Agung ke KBRI Bangkok pada Selasa, 23 Juli 2019 dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok pada pukul 2.30 pun dengan sambutan yang hangat menerima kunjungan dari Universitas Darma Agung. Pimpinan Universitas Darma Agung menyampaikan bahwa maksud kedatangan Universitas Darma Agung ke KBRI Bangkok adalah sebagai salah satu kegiatan dalam kunjungan kerja ke Bangkok.  Pimpinan Universitas menyampaikan bahwa kunjungan ini tujuannya untuk studi banding ke universitas yang ada di Bangkok.

            Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok mengapresiasi kedatangan Universitas Darma Agung dan berbagi cerita mengenai fungsi dan tugas Atdikbud KBRI Bangkok.  Prof. Mustari menyampaikan paparan mengenai tugas KBRI Bangkok yang terdiri dari kurang lebih 100 orang staf yang menjalankan perannya masing-masing.  Lokasi KBRI Bangkok yang terletak di jalan protokol pada jantung kota sangat strategis membuat kinerja KBRI Bangkok terpantau baik dalam melaksanakan fungsi diplomasinya mewakili hubungan Indonesia dengan Kerajaan Thailand. Hubungan diplomatik Indonesia dengan Thailand terjalin sangat baik semenjak 50 tahun yang lalu, KBRI Bangkok adalah salah satu KBRI tertua dan terdekat dari Indonesia sehingga KBRI Bangkok memiliki kesibukan dengan mengurus pertemuan baik bilateral maupun multilateral, termasuk KTT ASEAN.

            Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok juga menyampaikan masukan, tips, dan saran berkenaan dengan koordinasi kunjungan pendidikan ke universitas-universitas di Thailand kepada Pimpinan Universitas Darma Agung.   Atase menyatakan bahwa universitas di Thailand sangatlah sedikit dibandingkan dengan Indonesia sehingga dengan jumlah tamu yang tidak sedikit, diperlukan waktu yang cukup panjang untuk menjadwalkan kunjungan dan studi banding.

            Tidak berhenti sampai di situ, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh pertanyaan dari mahasiswa Universitas Darmagung. Pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa berkenaan dengan informasi studi pendidikan doktoral beserta biaya dan dibutuhkan.  Selain itu, mahasiswa juga menanyakan mengenai sejauh mana KBRI Bangkok memberikan perlindungan bagi WNI yang bermukim di Thailand, baik mahasiswa maupun warga umumnya. Menjawab pertanyaan tersebut, Prof. Mustari menjawab mengenai perlindungan hukum yang diberikan dengan tetap memperhatikan prinsip kedaulatan negara serta memberikan informasi wawasan pendidikan lanjutan di Thailand secara umum dan Bangkok secara khusus.

            Kunjungan ini kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan berupa kain ulos berwarna merah hati diiringi dengan doa dan harapan bagi Atase Pendidikan dan Kebudayaan agar senantiasa dikaruniai kesehatan dan kesuksesan oleh Pimpinan Universitas Darma Agung.  KBRI Bangkok juga memberikan plakat sebagai wujud penerimaan kepada Universitas Darma Agung di KBRI Bangkok dan ditutup dengan foto bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *