Membangun Sinergi Pembelajaran Matematika di Rumah dan Sekolah

Kesibukan para civitas akademika Sekolah Indonesia Bangkok di hari Jumat, 26 Juli 2019 tampak lebih dari biasanya. Tiga pelatihan dan dua penampilan di salah satu mall terkemuka menjadi agenda siswa dan guru SIB pada hari itu. Salah satunya adalah pelatihan pembelajaran matematika bagi orang tua dan guru matematika. Sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari kalangan orang tua dan guru mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.

Kegiatan pelatihan pembelajaran matematika ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dari para dosen program studi pendidikan matematika sekolah pasca sarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Tema yang diangkat dalam pelatihan ini yakni, “Membelajarkan Matematika secara Efektif untuk Guru dan Orang Tua Siswa”. Sepuluh orang narasumber dari UPI memberikan materi dan membimbing diskusi panel. Kegiatan terdiri dari 4 sesi dengan diselingi break 15 menit pada pukul 10.00. Terwujudnya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan penuh Bapak Prof. Mustari, M.Pd. selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok.

Kegiatan dibuka pukul 08.30 oleh Bapak Olih Sodikulhikmah, selaku Kepala Sekolah Indonesia Bangkok. Sesi pertama merupakan penyampaian materi mengenai hakikat pendidikan dan matematika, materi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Nanang Priatna, M.Pd selama tiga puluh menit. Kemudian sesi kedua adalah sesi diskusi yang dipimpin oleh Suhendra, M.Ed., Ph.D. Dengan metode yang interaktif dan sering diselingi humor, peserta antusias mengikuti diskusi dan menemukan kesimpulan bersama.

Sesi ketiga dan keempat diisi oleh berbagi pengalaman mendidik anak di rumah bagi orang tua dan mengajar matematika di sekolah bagi para guru. Pada sesi ini muncul masalah-masalah yang ternyata senantiasa kerap menjadi halangan dalam keefektifan belajar siswa. Diantaranya adalah mengenai materi guru dan bimbel online yang terasa berbeda, siswa mendapat cara cepat melalui bimbel, tetapi guru menerangkan perlahan-lahan. Isu yang lain adalah mengenai pemahaman orang tua mengenai penyelesaian soal matematika yang terkadang berbeda cara dengan yang disampaikan guru. Semua isu tersebut disampaikan dan dibahas tuntas oleh para narasumber.

Pada bagian penutup, seluruh narasumber menyampaikan prinsip-prinsip praktis dalam mendidik anak belajar matematika. Peserta diharapkan mendapatkan pengalaman positif dalam membelajarkan matematika baik di kelas maupun di rumah. Dengan demikian kunci keselarasan antara pendidikan di rumah maupun di sekolah dapat diraih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *