Mahasiswa Chula dan Naresuan Wakili Thailand dalam Apresiasi Lomba Berpidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia di Jakarta

Pada tanggal 14 sampai 21 Agustus 2019 lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui kerja sama Biro Perencanaan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN), Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK), dan Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya (WDB), menyelenggarakan acara apresiasi kepada para pemenang Lomba Berpidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia (LBB BIPA) yang terlebih dahulu telah dilaksanakan di 18 negara di dunia. Dalam agenda yang diselenggarakan tahunan sejak tahun 2015 ini, sebanyak 31  peserta mengikuti seluruh rangkaian acara apresiasi LBB BIPA yang bertempat di Jakarta dan Yogyakarta. Untuk tahun ini, KBRI Thailand mengirimkan dua perwakilan terbaiknya, yakni Muhammad Amin Musa (Chulalongkorn University) sebagai pemenang lomba berpidato dan Sureerat Choeidit (Naresuan University) sebagai pemenang lomba bercerita.

Rangkaian acara apresiasi ini diawali dengan pelaksanaan tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia para peserta. Selanjutnya enam peserta dengan nilai terbaik dibagi ke dalam dua kelompok untuk mengikuti lomba debat. Salah satu dari mereka yaitu Musa, begitulah Muhammad Amin Musa biasa dipanggil, yang mendapatkan skor terbaik kedua dari seluruh peserta.  Mahasiswa semester 7 di Chulalongkorn University ini memenangkan lomba debat dengan tema “Sistem Parlemen Asia” bersama dengan dua anggota tim debat lain yang berasal dari Inggris dan Filipina.

Selain lomba debat, diadakan pula final lomba berpidato yang diikuti oleh empat peserta yang sebelumnya sudah dipilih terlebih dahulu oleh dewan juri dari Kemendikbud berdasarkan video saat para pemenang ini berpidato di negara masing-masing. Mereka yang mengikuti final lomba pidato ini adalah Asma Tahsin Mohamed (Mesir), Charlie Barnes (Australia), Muhammad Amin Musa (Thailand), dan Temur Abdullaev (Uzbekistan). Musa sendiri berhasil meraih juara ketiga dalam final lomba debat ini.

Selain mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2019, para peserta juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan-kunjungan budaya, sejarah, dan agama di berbagai tempat di Indonesia, seperti Museum Nasional, Setu Babakan, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan beberapa tempat wisata sejarah dan budaya di Yogyakarta. Pemenang lomba bercerita Thailand, Sureerat Choedit, mengaku sangat bangga dan gembira karena bisa mengikuti acara apresiasi di Jakarta ini. Ia mengaku banyak sekali hal yang ia pelajari, termasuk di dalamnya memperlancar dan menambah kepercayaan dirinya untuk berbahasa Indonesia. (rury)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *