Indonesian Day 2019: Langkah Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Thailand

Dalam rangka memperingati 69 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand, Kedutaan Besar Republik Indonesia Bangkok bekerja sama dengan Thammasat University (TU) mengadakan acara Indonesia Day yang berlangsung dengan meriah pada Kamis 19 September 2019 lalu. Acara yang merupakan agenda tahunan kerja sama KBRI dan TU ini merupakan ajang penguatan kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dengan universitas di Thailand, khususnya dalam hal meningkatkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa-mahasiswa di Thailand akan Indonesia. Indonesian Day diisi oleh berbagai kegiatan, antara lain seminar tentang hubungan bilateral RI-Thailand, pertunjukan seni budaya termasuk pertunjukan musik keroncong, workshop batik dan promosi kuliner Indonesia.

Acara Indonesian Day dimulai dengan sambutan pembukaan dan laporan oleh Assist. Prof. Dr. Passapong Sripicharn sebagai dekan Faculty of Liberal Arts dan dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Siriwan Suebnukarn, D.D.S., Ph.D. sebagai wakil rektor di bidang Penelitian dan Inovasi, Thammasat University. Selanjutnya, Wakil Duta Besar KBRI Bangkok, Dicky Komar, menyampaikan sambutannya yang menekankan tentang pentingnya hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand yang telah berlangsung selama 69 tahun ini.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang terdiri dari 3 sesi diskusi dengan tema The Importance Bilateral Relations of Indonesia-Thailand in Maintaining the Regional Cooperation for Peace and Security, Indonesian Language and Culture in Thailand, dan Wayang Indonesia. Narasumber pada sesi pertama yaitu Assist. Prof. Dr. Dulyapak Preecharush dari TU, dan wakil dari KBRI Bangkok yaitu Abdullah Zulkifli dan Nur Rokhmah Hidayah. Ketiga narasumber sepakat mengenai pentingnya kerja sama bilateral kedua negara dalam mempertahankan keamanan dan kestabilan di Kawasan antara lain melalui kerja sama yang  intensif di ASEAN.

Setelah sesi pertama selesai, sesi kedua yang mengulas tentang pembelajaran bahasa Indonesia di Thailand dimulai. Sesi ini diisi oleh Dr. Hamam Supriyadi dari TU, Rury Luberti sebagai wakil dari Pusat Pengembangan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kemdikbud RI dan wakil dari KBRI Bangkok, Sari Suharyo. Para narasumber ini mengulas tentang perkembangan pembelajaran Bahasa Indonesia di Thailand serta diplomasi budaya dan bahasa melalui pengajaran bahasa Indonesia tersebut.

Sesi ketiga diskusi inni membahas tentang wayang Indonesia dengan pembicara Dr. Surasak Jamnongsarn dari TU, Dr Hamam Supriyadi, dan Awaludin Rusiandi dari KBRI Bangkok. Dalam sesi ini, Dr. Surasak dan Awaludin menjelaskan tentang macam-macam wayang di Indonesia dan beberapa kesamaan wayang Indonesia dengan wayang di Thailand. Sementara itu, Dr. Hamam memaparkan tentang wayang dari perspektif orang Jawa.

Indonesian Day di Universitas Thammasat berlangsung dengan meriah dan mendapatkan perhatian dari ratusan mahasiswa Universitas Thammasat. Berbagai pertunjukan tari tradisional dari Indonesia dan Thailand yang dihadirkan antara lain tari Indang, tari Tor-Tor, tari Topeng, tari Merak, tari Ketam Bulaeng, dan tari Kinaree memukau pengunjung yang hadir. Tarian ini dibawakan oleh murid Sekolah Indonesia Bangkok, mahasiswa Indonesia dan Thailand serta pengajar bahasa Indonesia. Kegiatan ini juga mendapatkan perhatian lebih dengan dengan kehadiran aktor kenamaan Thailand, Sky Wongravee yang membacakan puisi tentang kebhinekaan dalam bahasa Indonesia. Dalam acara ini, Sky secara khusus mengenakan pakaian adat Sumatera Barat.  Indonesian Day yang digelar KBRI Bangkok dan Universitas Thammasat merupakan salah satu bentuk konkret kerja sama pendidikan kedua negara. Acara ini juga sekaligus sebagai sarana promosi budaya Indonesia kepada mahasiswa dan kalangan terkait di universitas tersebut.

Wakil Duta Besar, Atdikbud, dan staf KBRI lain berfoto bersama Rektor Thammasat University dan Dekan Faculty of Liberal Arts TU.
Wakil Duta Besar, Dicky Komar, menyampaikan kata-kata sambutan pada pembukaan acara.
Menilik pameran tentang Indonesia di salah satu stan.
Berfoto bersama Sky Wongravee dan Chitploen, aktor sekaligus mahasiswa South East Asia Studies konsentrasi Indonesia di TU.
Pleno 1: The Importance Bilateral Realtion of Indonesia-Thailand in Maintaining  the Regional Cooperation for Peace and Security
Pleno 2:  Indonesian Language and Culture in Thailand
Pleno 3: Wayang Indonesia
Berfoto bersama penampil tari medley Indonesia dan Thailand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *