Pembukaan Kursus Bahasa Indonesia untuk Pegawai Pemerintah Thailand di KBRI Bangkok

Pada hari Selasa, 8 Oktober 2019 lalu, KBRI Bangkok membuka kursus bahasa Indonesia yang diikuti oleh 41 pegawai pemerintah Thailand. Peserta kelas BIPA ini berasal dari sejumlah instansi  mitra KBRI Bangkok, antara lain Royal Thai Army, Royal Thai Police, Kementerian Pertahanan Thailand, Kementerian Luar Negeri Thailand, Kementerian Perdagangan, National Institute of Development (NIDA), Kantor Perdana Menteri, Biro Imigrasi, dan lain-lain.

Kelas BIPA di KBRI Bangkok tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 8 Oktober hingga 28 November 2019 dengan jumlah tatap muka sebanyak 16 kali pertemuan. Dengan frekuensi dua kali seminggu yakni pada hari Selasa dan Kamis, peserta akan mendapatkan materi-materi bahasa dan budaya Indonesia. Kelas tersebut diselenggarakan pada sore hari setelah selesai bekerja di instansinya masing-masing. Para peserta kelas BIPA ini akan dibagi ke dalam dua kelas. Dalam setiap kelas, ada satu pengajar yaitu Sari Suharyo (staf Atase Pendidikan dan Kebudayaan) dan Rury Luberti (pengajar BIPA PPSDK Kemdikbud).

Dalam pembukaan kelas BIPA ini, mewakili Duta Besar dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok Prof. Dr. Mustari, M.Pd., Rury Luberti selaku pengajar BIPA dari PPSDK memberi sambutan sekaligus membuka kelas perdana ini. Dalam sesi sambutan Rury menyampaikan selamat mengikuti kelas bahasa Indonesia yang setiap tahun ditunggu oleh kalangan pejabat pemerintah Thailand. Setelah sambutan, pembukaan dilanjutkan dengan paparan oleh Sari Suharyo yang memperkenalkan bahasa Indonesia. Sari memaparkan posisi dan kedudukan bahasa Indonesia, sejarah bahasa Indonesia, perbedaan bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu, dan juga persamaan kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Thai. Para peserta sangat antusias mengikuti jalannya paparan tersebut, bahkan ada sejumlah peserta yang mencoba bertanya menggunakan bahasa Indonesia dengan terbata-bata.

Kelas BIPA ini merupakan salah satu media untuk semakin merekatkan hubungan Indonesia khususnya KBRI Bangkok, dengan pemerintah dan masyarakat Thailand. Setelah mengikuti kelas bahasa Indonesia, para peserta diharapkan dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dan hal itu dapat mendorong kelancaran aktivitas internasional antara Indonesia dan Thailand, baik itu dalam bidang akademik, ekonomi, pertahanan dan keamanan, serta bidang-bidang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *