Alumni Darmasiswa 1981 dari Thailand Terbitkan Buku Tari Indonesia

Rasa cintanya terhadap Indonesia membawa Assist. Prof. Ranee Chaisongkram datang mengunjungi  KBRI Indonesia setelah sekian lama dengan membawa buah karyanya yang sangat berharga yaitu sebuah buku berjudul “Indonesian Dances” yang memuat penjelasan tentang ragam tari tradisional Indonesia dari Yogyakarta, Surakarta, Sunda, dan Bali termasuk foto-foto sejak saat ia berada di Yogyakarta sampai saat ia kemudian mengajarkan tarian Indonesia kepada mahasiswa seni tari warga Thailand.  Buku tersebut diserahkan kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Mustari, M.Pd. pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020.  

Prof. Ranee Chaisongkram (saat itu masih menggunakan nama Ranee Saksitviwattana) mendapatkan beasiswa Darmasiswa pada tahun 1981 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (saat itu Departemen Pendidikan dan Kebudayaan) untuk belajar bahasa dan seni budaya Indonesia di ASTI Yogyakarta atau sekarang dikenal dengan ISI Yogyakarta dan merupakan satu-satunya penerima beasiswa Darmasiswa dari Thailand saat itu.  Selama satu tahun, ia mempelajari bahasa Indonesia, tari Jawa (baik ragam Yogyakarta dan Surakarta), tari Bali, tari Sunda, notasi tari, dan kostum tari serta seni rias tari. Setelah kembali ke Thailand, ia mengajarkan ilmu tari yang diperolehnya itu kepada para mahasiswa jurusan seni tari di Thailand di berbagai universitas dan lembaga pendidikan seni sampai sekarang. Pada waktu ia masih aktif tampil di National Theater Thailand, seringkali menampilkan perpaduan antara seni tari Thailand dan Jawa.   Saat ini, di usianya ke-78, ia masih aktif mengajar di Classical Dance and Drama Department, Phranakhon Rajabhat University.

Dari pertemuan antara Prof. Ranee dan Atdikbud KBRI Bangkok, Prof. Mustari, tercetus program pencetakan ulang buku “Indonesian Dances” tersebut dalam versi tribahasa, bahasa Indonesia, bahasa Thailand dan bahasa Inggris sebagai bagian dari program Atdikbud KBRI Bangkok yang diharapkan buku ini akan bermanfaat bagi masyarakat baik Thailand, Indonesia, maupun warga asing lainnya yang tertarik dengan tari klasik Indonesia.   

Pada tahun ini, Prof. Ranee menjadi salah satu dari 5 orang seniman, yang direkomendasikan oleh Kementerian Kebudayaan Thailand untuk dinominasikan dalam Penghargaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI kategori Perorangan Asing. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *