Rapat Koordinasi Pembahasan Program Kerja Atdikbud KBRI Bangkok Tahun Anggaran 2020

Ditengah-tengan pandemi Covid-19 yang tentu saja memiliki dampak diberbagai sektor, termasuk sektor pendidikan dan kebudayaan baik di dalam maupun di luar negeri, maka pada hari Selasa tanggal 2 Juni 2020 pukul 09.00 telah berlangsung rapat koordinasi Pembahasan program kerja Atdikbud tahun anggaran 2020 dimaksud yang dipimpin (moderator) oleh Ibu Evy Mulyani, Ak, MBA, Ph.D., Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud RI didamping oleh Bapak Adi Nugroho, Ibu Efrinita dan Ibu Dini sedangkan Atdikbud KBRI Bangkok  di dampingi Sdr. Sofian Sori, Sdri. Sari Suharyo, Sdri. Nurul Qomariah dari SIB dan Sdri Fitri Putri Andini staf BPKRT melalui Virtual zoom.

            Dalam rapat koordinasi tersebut diikuti oleh Atdikbud Bangkok, Atdikbud Singapura dan Atdikbud Kuala Lumpur bersama Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud RI. Sedangkan Atdikbud dinegara lain akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Rakor secara keseluruhan berlangsung mulai 2 – 11 Juni 2020.

            Pada kesempatan tersebut poin pembahasan Rakor terdiri dari empat tema yaitu: 1.) Program kerja Atase Pendidikan dan Kebudayaan dalam respon pandemi Covid-19 dan penyesuaian program yang dilakukan setelah pandemi berakhir  2.) Program kerjasama bilateral dan multilateral untuk peningkatan kualitas Pendidikan vokasi, Pendidikan tinggi, kualitasdan tenaga kependidikan dan program kerjasama lainnya 3.) Pembinaan Sekolah Indonesia Luar Negeri dan program Pendidikan kesetaraan dan bentuk layanan Pendidikan lainnya bagi WNI di luar negeri 4.) Peningkatan promosi budaya dan Bahasa Indonesia di negara akreditasi.

Atdikbud Bangkok menyampaikan paparan pada kesempatan pertama, bahan paparan yang telah disampaikan berdasarkan empat tema di atas ialah 1.1. Program yang dilaksanakan selama pandemi Covid-19; 1.2. Penyesuaian program setelah pandemi;  2.1.Kerjasama Bilateral dan Multilateral; 2.2. Peningkatan kualitas guru/tenaga kependidikan; 3.1. Pelaksanaan KBM Sekolah Indonesia Bangkok; 3.2. Kegiatan sekolah lain; 3.3. Pengukuhan guru PAUD baru; 3.4. Pembinaan SILN (Yangoon); 3.5. Relasi SIB dengan Sekolah-Sekolah di Thailand;  4.1.Pengelolaan Rumah Budaya Indonesia (RBI); 4.2. Promosi Bahasa Indonesia 4.3. Promosi Budaya lainnya.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Bangkok mengatakan bahwa program kerja untuk merespon selama pandemi Covid-19 bersifat “innovative” dan dilaksanakan secara digital serta diselaraskan dengan situasi dan kondisi pada masa pandemi tersebut, sedangkan program kerja setelah pandemi atau istilah “ new normal life” akan dilaksanakan sesuai dengan acuan yang telah diprogramkan.

Suasana Rakor Pembahasan Program Kerja dengan Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud RI secara Virtual

Pada kesempatan ini Kepala Biro Kerjasama dan Humas menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas paparan yang kami paparkan dan selanjutnya memberikan arahan secara umum yakni: Atdikbud berkoordinasi dengan KBRI untuk menjajagi pendirian perguruan tinggi asing (Thailand) di Indonesia, melakukan evaluasi tentang efektivitas dan relevansi program magang untuk pelajar dan mahasiswa dari Indonesia,  melakukan review dan penilaian tentang  efektivitas Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN), melakukan bechmarking terkait konsep merdeka belajar pada era new normal di negara akreditasi, MoU-MoU agar di follow up untuk kemajuan Pendidikan dan Kebudayaan terutama pada bidang vokasi, yang merupakan fokus pemerintah beberapa tahun kedepan, Atdikbud di minta informasi mengenai platform Pendidikan mulai awal sampai dunia kerja di negara akreditasi, teknis melakukan fasilitasi peningkatan tenaga kependidikan, dan melaksanakan anggaran sesuai dengan relevansi kegiatan dan program termasuk melakukan perhitungan kembali melalui revisi anggaran.


Rakor Pembahasan secara Virtual
Atdikbud Bangkok Rapat secara Virtual
Atdikbud dan staf dalam Rakor Virtual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *